Warga Batursari Tolak Pembangunan TPA Regional

Kajen, CyberNews. Warga Desa Batursari, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan menolak rencana pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) regional milik Pemprov Jawa Tengah seluas 30 hektare di desa itu. Warga mengkhawatirkan keberadaan TPA sampah itu bisa merusak lingkungan, karena Talun merupakan daerah resapan air dan lahannya masih produktif. Pemkab Pekalongan sendiri kurang setuju jika TPA sampah regional yang rencananya akan digunakan untuk menampung sampah dari tiga kabupaten/kota, yakni Kabupaten/Kota Pekalongan dan Batang didirikan di Desa Batursari, Kecamatan Talun.
Beberapa alasan yang dilontarkan diantaranya sesuai SNI, TPA sampah menggunakan lahan yang sudah tidak produktif, sementara lahan di Talun masih produktif, dekat dengan pemukiman, Talun merupakan daerah resapan air, dan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tidak ada peruntukan TPA sampah di Talun. Pertimbangan lainnya adalah faktor sosial bagi masyarakat sekitar, seperti penolakan warga Desa Batursari.
Penolakan warga Desa Batursari akan rencana pembangunan TPA sampah regional mencuat dalam sosialisasi publik studi Amdal TPA sampah regional di Kecamatan Talun yang digelar di MTs Al Falah, Desa Batursari, kemarin. Hadir dalam sosialisasi ini di antaranya perwakilan Kimpraswil Jawa Tengah Toto Suwasto, Dirjen Cipta Karya Jawa Tengah Soekasto, konsultan Amdal Sugeng Sigit, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Slamet Suskmaedhi ST MT, Kasi Pencegahan Dampak Lingkungan KLH Tamami SIP, Camat Talun Hery Ardoko, Kapolsek AKP Mukhid, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya.
( Siti Kholidah /CN14 )

Sumber
Warga Batursari Tolak Pembangunan TPA Regional Warga Batursari Tolak Pembangunan TPA Regional Reviewed by Ubet Zubaidi on 16:49 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.